Kalau bicara oleh-oleh khas Semarang, nama wingko babat dan bandeng presto biasanya jadi yang pertama muncul di benak orang. Keduanya sudah lama jadi identitas kuliner kota ini, diwariskan turun-temurun dan tetap eksis sampai sekarang.
Namun beberapa tahun terakhir, muncul tren baru — masyarakat mulai mencari oleh-oleh dengan cita rasa yang lebih modern tanpa meninggalkan sentuhan tradisional. Di sinilah lapis kukus mulai naik daun, menawarkan tekstur lembut dan variasi rasa yang lebih beragam dibanding oleh-oleh klasik.
S'Lapis hadir sebagai bagian dari pergeseran ini. Bukan untuk menggantikan oleh-oleh lama, tapi melengkapi pilihan — memberi opsi bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin membawa pulang sesuatu yang familiar sekaligus baru.
Perjalanan oleh-oleh Semarang terus berkembang, dan kami senang menjadi bagian dari cerita itu.